AdvertorialDPRD Balikpapan

Pelajar Creshome Parliament Tour ke DPRD Balikpapan, Gasali Dorong Generasi Muda Pahami Politik

wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Sejumlah pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Creative Student Home (Creshome) mengikuti Parliament Tour ke Kantor DPRD Kota Balikpapan, Kamis (6/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan edukasi politik kreatif yang dilakukan Creshome untuk mengenalkan dunia pemerintahan dan politik kepada generasi muda.

Rombongan diterima langsung Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, didampingi anggota Komisi IV, Yusdiana, di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Kota Balikpapan.

Gasali mengatakan, Creshome merupakan komunitas yang berada di bawah naungan Yayasan Inspirasi Pelajar Kreatif yang berpusat di Jakarta. Komunitas tersebut bergerak dalam bidang pendidikan politik kreatif dan kini telah memiliki cabang di Balikpapan.

“Creshome ini salah satu organisasi yang tujuannya lebih dominan pada pendidikan politik kreatif. Anggotanya anak-anak remaja, baik dari SMA maupun mahasiswa,” kata Gasali.

Menurutnya, sekitar 30 anggota Creshome di Balikpapan mengikuti kegiatan tersebut. Dalam Parliament Tour, para peserta aktif menggali informasi mengenai tugas dan fungsi DPRD, proses pembentukan kebijakan hingga mekanisme penyusunan peraturan daerah (Perda).

Gasali menilai antusiasme para peserta menunjukkan bahwa generasi muda mulai memiliki perhatian terhadap persoalan pemerintahan dan politik.

“Banyak pertanyaan terkait dengan tupoksi DPRD, bagaimana menentukan satu kebijakan, apa itu Perda, dan bagaimana proses sebuah aturan ditentukan atau ditetapkan. Itu semua menjadi pembahasan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi minat para pelajar dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurut Gasali, pemahaman politik sejak usia muda penting agar generasi muda tidak hanya melihat politik dari sisi tertentu, tetapi memahami perannya dalam pembangunan.

“Saya applause kepada adik-adik kita di Creshome yang punya minat luar biasa dan semangat. Pendidikan politiknya sudah kelihatan, ini sangat luar biasa,” tuturnya.

Gasali juga mengungkapkan, dalam diskusi tersebut terdapat peserta yang sebelumnya memiliki pandangan negatif terhadap politik, khususnya terhadap lembaga legislatif. Namun, setelah mendapatkan penjelasan mengenai tugas DPRD dan proses pemerintahan, pandangan tersebut mulai berubah.

“Setelah kita berikan pandangan dan pemahaman, mereka menyadari bahwa politik bukan seperti yang mereka kira. Politik juga merupakan bagian dari bagaimana pembangunan berjalan dan punya peranan penting dalam pemerintahan,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan Parliament Tour semacam ini dapat terus dilakukan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi pelajar dan mahasiswa. Dengan demikian, generasi muda dapat memahami bagaimana proses pengambilan keputusan di pemerintahan sekaligus memiliki perspektif yang lebih utuh mengenai politik. (W/ADV/SR)