AdvertorialDPRD Samarinda

Muhammad Andriansyah Bantah Tudingan Samarinda Masuk 5 Besar Kota Terburuk dalam Pengelolaan Sampah

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, menanggapi tudingan yang menyebut pengelolaan sampah di Samarinda masuk dalam lima besar terburuk secara nasional. Ia menilai informasi tersebut tidak dapat dijadikan acuan, karena belum didukung data resmi maupun indikator penilaian yang jelas.

“DPRD belum menerima data resmi soal indikator penilaian,” ujar legislator yang akrab disapa Aan, Jumat (4/7/2025).

Menurutnya, penilaian terhadap kualitas pengelolaan sampah harus mempertimbangkan berbagai aspek secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan opini atau informasi yang beredar di publik.

Meski mengakui bahwa pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Samarinda masih menggunakan sistem open dumping, Aan menegaskan bahwa pemerintah telah mulai melakukan peralihan ke metode yang lebih modern dan ramah lingkungan.

“Wali kota juga sudah menyampaikan bahwa pengelolaan sampah akan dilakukan secara bertahap dengan sistem yang lebih baik. Tentu perubahan ini membutuhkan waktu,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah telah merancang sejumlah upaya penanganan sampah, termasuk rencana pembangunan insinerator untuk mengatasi penumpukan sampah di setiap kecamatan.

“Kami pastikan progres rencana ini akan terus berjalan agar pengelolaan sampah di Samarinda benar-benar tertangani secara maksimal,” pungkasnya. (W/ADV/SR)