AdvertorialDPRD Kukar

Aini Faridah Apresiasi Peluncuran Aplikasi BPKB Etam oleh Kapolda Kaltim

wartapedia.co.id, Kutai Kartanegara – Wakil Ketua III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Aini Faridah, memberikan apresiasi atas peluncuran Aplikasi BPKB Etam yang dilakukan oleh Kapolda Kalimantan Timur di Taman Tanjong, Tenggarong, Jumat (4/7/2025) malam.

Adapun, inovasi berbasis digital tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pelosok Kukar yang memiliki luas wilayah mencapai 27.263,10 kilometer persegi.

“Ini sangat luar biasa. Aplikasi ini menjadi solusi yang tepat untuk masyarakat kita, terutama yang berada di kecamatan-kecamatan jauh dari ibu kota kabupaten,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan pengurusan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) kerap menyulitkan warga di daerah terpencil karena harus menempuh perjalanan jauh hingga ke pusat layanan Samsat atau Polres.

Dengan hadirnya aplikasi BPKB Etam, masyarakat kini cukup melakukan pendaftaran secara daring dan hanya perlu datang sekali saat BPKB telah selesai diproses.

“Dulu masyarakat harus bolak-balik hanya untuk mengecek apakah dokumen BPKB-nya sudah jadi atau belum. Sekarang cukup mendaftar melalui aplikasi, tinggal menunggu konfirmasi, lalu datang saat pengambilan. Ini benar-benar efisien,” jelasnya.

Aini menekankan, pelayanan publik berbasis teknologi ini harus diimbangi dengan sosialisasi menyeluruh hingga ke tingkat desa, agar benar-benar bisa dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan sampai aplikasi ini hanya bersifat seremonial. Kita ingin manfaatnya nyata, bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kukar, terutama yang jauh dari akses kota,” tegasnya.

Selain itu, ia juga berharap agar sistem yang dibangun dalam aplikasi BPKB Etam stabil, responsif, dan terus dikembangkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Pasalnya, kolaborasi lintas instansi dan keberlanjutan layanan disebutnya sebagai kunci sukses implementasi aplikasi ini di daerah.

“Semoga ke depan layanan-layanan lainnya juga bisa berbasis aplikasi seperti ini. Masyarakat Kukar butuh pelayanan yang cepat, transparan, dan bisa diakses dari mana saja,” pungkasnya. (W/ADV/JS)