wartapedia.co.id, Samarinda – Guna memaksimalkan dan mengoptimalkan penggunaan Data Desa Presisi (DDP) di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU baru-baru ini sudah menggelar kegiatan sosialisasi penggunaan Data Desa Presisi.
Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik dan diikuti Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB sekaligus sebagai Wakil Kepala LPPM IPB, Sofyan Sjaf.
Pj Bupati PPU, Marbun mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut melibatkan seluruh unsur pemerintahan, baik pemerintah daerah, camat, lurah hingga pemerintah desa.
“Penggunaan Data Desa Presisi (DDP) sangat penting dalam upaya menghadirkan data yang memiliki tingkat akurasi dan ketepatan tinggi untuk memberikan gambaran kondisi aktual daerah, sehingga dapat memberikan input yang valid dan terukur, terutama berkaitan dengan informasi luas daerah, batasan wilayah, topografi wilayah, potensi wilayah sampai dengan status penduduk,” ujarnya, Senin (23/10/2023).
Penerapan Data Desa Presisi ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007 Tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data Profil Desa dan Kelurahan.
Dikatakan, telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Penajam Paser Utara Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Data Desa Presisi akan sangat bermanfaat untuk kita semua, sehingga membantu percepatan pembangunan dan berbagai program di Kabupaten PPU, apalagi kita merupakan Serambi Nusantara, kita perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujarnya.
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik saat membuka sosialisasi Data Desa Presisi menyampaikan, PPU akan menjadi pilot project pertama di wilayah Kalimantan terkait Data Desa Presisi.
“Kuncinya, penyelenggaraan pemerintah daerah harus berbasis data presisi. Perencanaan pembangunan tidak harus proyek besar. Sekalipun bermula dari hal kecil, bila sukses kita lakukan, pasti akan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (W/Adv/I)




