AdvertorialDPRD Balikpapan

Taufik: Warga Tak Mampu Jangan Dipaksa Bayar Iuran 17 Agustus

wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, meminta agar para Ketua RT tidak membebani warga yang kurang mampu dengan iuran untuk kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Hal tersebut disampaikan Taufik Putra Kilat karib disapa, menyusul viralnya percakapan Ketua RT dengan warganya yang terjadi di kota Balikpapan lantaran tidak mampu membayar iuran kegiatan lomba di lingkungan.

Menurut Taufik, kegiatan 17 Agustusan tetap harus bisa diikuti seluruh warga tanpa melihat kondisi ekonomi. Warga yang tidak mampu, kata dia, seharusnya mendapat perhatian dan tidak dipaksa membayar iuran.

Taufik menyoroti dana operasional yang diterima RT setiap bulan. Ia menyebut, dana sebesar Rp1,5 juta per bulan tersebut dapat menjadi salah satu sumber untuk mendukung kegiatan di lingkungan, termasuk perlombaan 17 Agustusan.

“RT sekarang ada dana operasional Rp1,5 juta per bulan. Kalau hanya untuk kegiatan lomba 17 Agustusan, seharusnya bisa dicari solusi dan tidak harus membebankan kepada warga yang memang sedang tidak mampu,” ujar Taufik, Rabu (12/9/2026).

Ia meminta Ketua RT mencari alternatif pendanaan apabila anggaran kegiatan belum mencukupi. Menurutnya, dukungan bisa diperoleh melalui proposal, perusahaan, tokoh masyarakat maupun warga yang memiliki kemampuan.

“Harusnya RT bisa membantu warga. Kalau ada warga yang tidak mampu, jangan dipaksakan. Bisa mencari sumbangan ke pihak yang mampu, perusahaan-perusahaan atau tokoh-tokoh,” katanya.

Taufik menegaskan, tidak seharusnya ada warga yang kehilangan kesempatan mengikuti kegiatan HUT Kemerdekaan hanya karena tidak mampu membayar iuran.

“Tidak usah bicara membayar atau iuran. Bagi yang mampu wajib membantu, bagi yang tidak mampu cukup diberikan kemerdekaan untuk ikut dalam acara menyambutnya,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh Ketua RT di Balikpapan memastikan kegiatan perayaan kemerdekaan berlangsung secara terbuka dan tidak membeda-bedakan warga berdasarkan kemampuan ekonomi.

“Siapa saja harus bisa ikut dan meriahkan. Jangan sampai ada warga yang tidak bisa ikut hanya karena persoalan iuran,” ujarnya.

Taufik mengimbau agar tidak ada warga yang merasa terintimidasi atau didiskriminasi dalam kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI.

“Saya Taufik Qurrahman, sebagai anggota DPRD Kota Balikpapan dari Partai Kebangkitan Bangsa, menginformasikan dan mengimbau seluruh warga Kota Balikpapan untuk tidak ada lagi yang diintimidasi dan didiskriminasi. Wajib merayakan Kemerdekaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia,” imbuhnya.

Menurutnya, perayaan kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Bagi Ketua-Ketua RT di lingkungan masyarakat, khususnya Kota Balikpapan, kemerdekaan tetap harus dimaknai sebagai kemerdekaan Republik Indonesia. Tapi jangan pernah tidak memerdekakan masyarakatnya,” pungkasnya. (W/ADV/SR)