AdvertorialDPRD KALTIM

Yenni Dorong Reformasi Struktural Media untuk Hapus Bias Gender

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Ketimpangan gender dalam dunia media bukan hanya persoalan jumlah perempuan yang bekerja di ruang redaksi, tetapi juga soal siapa yang memegang kendali atas arah pemberitaan. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana, menilai struktur kepemimpinan media saat ini masih terlalu maskulin dan kurang membuka ruang bagi perempuan untuk berperan strategis.

“Seringkali perempuan hanya hadir sebagai pelengkap, bukan pengambil keputusan. Padahal, mereka punya perspektif yang sangat penting untuk memperkaya isi berita,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).

Yenni menyebut dominasi laki-laki di posisi puncak media telah menghasilkan bias dalam agenda setting berita. Ia menilai minimnya keterlibatan perempuan dalam kebijakan editorial menyebabkan isu-isu yang berdampak besar terhadap kehidupan perempuan cenderung luput dari perhatian publik.

“Kalau ruang keputusan tidak inklusif, maka suara perempuan hanya jadi bayang-bayang di balik headline,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan pada kemampuan perempuan, melainkan pada norma-norma sosial yang masih menempatkan laki-laki sebagai pemegang otoritas utama di industri media. Ketimpangan ini, lanjut Yenni, secara tidak langsung mereproduksi ketidakadilan gender dalam cara masyarakat mengakses dan memahami informasi.

Ia mendorong agar dilakukan reformasi struktural, mulai dari perekrutan manajerial yang lebih setara, pelatihan kepemimpinan untuk jurnalis perempuan, hingga pembentukan kebijakan redaksional berbasis kesetaraan gender.

“Perempuan tidak butuh kuota semata, tapi butuh ekosistem yang membuka akses untuk tampil sebagai pemimpin opini,” katanya.

Lebih lanjut, Yenni juga mengajak institusi pendidikan jurnalistik dan pemerintah daerah ikut terlibat dalam mencetak SDM media yang sadar gender dan memiliki keberpihakan pada keadilan informasi.

“Media adalah cermin sosial. Kalau cerminnya bias, maka masyarakat akan terus melihat realitas yang timpang,” pungkasnya. (W/ADV/SR).