wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Najib memastikan perizinan usaha sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang ditinjau bersama tim gabungan beberapa waktu lalu masih dalam kondisi aman dan tidak ditemukan izin yang bermasalah.
Beberapa pelaku usaha bahkan diketahui tengah berproses melengkapi maupun memperbarui dokumen perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan Najib usai mendampingi kegiatan pengawasan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan bersama unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perizinan, Disparpora, dan instansi terkait lainnya di sejumlah THM.
“Ya sebenarnya kita mengapresiasi Satpol PP karena mereka mengundang kita dalam hal pengawasan. Jadi Satpol PP, TNI, Polri, perizinan, Dispora, Disparpora, dan Dinas Kesehatan ikut dilibatkan,” ujar Najib saat di wawancarai di kantor DPRD Balikpapan, Senin (3/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan melakukan peninjauan ke tiga tempat hiburan malam, yakni Cartel, Seven-Six, dan L2C. Selain memeriksa aspek legalitas usaha, pengawasan juga menyasar kondisi kesehatan para pekerja serta memastikan tidak ada pekerja di bawah umur yang dipekerjakan.
Menurut Najib, pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap seluruh pekerja tanpa terkecuali, baik pramusaji maupun pekerja laki-laki yang bertugas sebagai pelayan.
“Yang kita cari itu pekerja di bawah umur. Kemudian tes kesehatan untuk mendeteksi penyakit menular seperti HIV/AIDS. Semua pekerja diperiksa,” katanya.
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan kesehatan masih menunggu laporan resmi dari Dinas Kesehatan karena memerlukan proses pemeriksaan lebih lanjut dan tidak dapat diketahui secara langsung saat kegiatan berlangsung.
Terkait perizinan, Najib mengaku hingga saat ini belum menerima laporan adanya pelanggaran dari tempat usaha yang diperiksa.
“Sementara aman semua. Terkait izin belum ada laporan. Ada yang memang sedang berproses mengurus perizinan, termasuk rencana peningkatan status usaha menjadi klub,” ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.
Menurutnya, pengawasan lintas instansi seperti ini penting dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh pelaku usaha hiburan malam tetap mematuhi aturan yang berlaku serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Selama ini hasil pengawasan masih cukup baik. Ke depan kami berharap seluruh pengelola THM terus menjaga kepatuhan terhadap aturan dan segera menyelesaikan proses perizinan yang masih berjalan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegas Najib. (W/ADV/SR)




