AdvertorialDPRD Balikpapan

Daeng Lala Apresiasi Kinerja DLH Balikpapan, Indeks Kepuasan Layanan Masyarakat Meningkat

wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H Baharuddin Daeng Lala, Rabu (12/8/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan setelah melihat hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap sejumlah layanan DLH Kota Balikpapan yang menunjukkan perbaikan pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Daeng Lala menilai hasil tersebut menjadi gambaran bahwa upaya pemerintah daerah melalui DLH dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mulai menunjukkan hasil positif.

Terlebih, penilaian masyarakat menjadi salah satu indikator penting untuk melihat sejauh mana pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya.

Berdasarkan data SKM Pemkot Balikpapan, pada 2025 layanan kebersihan dan pengelolaan sampah di TPS memperoleh nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 85,24 dengan mutu pelayanan B.

Kemudian layanan pertamanan memperoleh nilai 81,39, layanan pemakaman 76,96, serta layanan wisata Kebun Raya Balikpapan 84,51. Seluruhnya berada pada kategori mutu pelayanan B.

Angka tersebut menunjukkan perbaikan dibandingkan hasil 2024. Saat itu, layanan kebersihan dan pengelolaan sampah di TPS memperoleh nilai 78,07, layanan pertamanan 72,00, layanan pemakaman 74,15, sedangkan layanan wisata Kebun Raya Balikpapan berada di angka 84,51.

Daeng Lala mengatakan peningkatan tersebut patut diapresiasi, namun bukan berarti DLH boleh berhenti melakukan pembenahan. Menurutnya, hasil survei harus menjadi bahan evaluasi untuk mempertahankan pelayanan yang sudah baik sekaligus memperbaiki sektor yang masih mendapat penilaian lebih rendah.

“Ini tentu patut kita apresiasi. Artinya ada peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat. Tetapi hasil survei ini juga harus menjadi evaluasi agar ke depan pelayanan bisa semakin baik,” ujar Daeng Lala.

Ia menyoroti pentingnya pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, terutama kebersihan dan pengelolaan sampah, pertamanan hingga pemakaman.

Menurutnya, kepuasan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh program besar pemerintah, tetapi juga dari pelayanan dasar yang mereka temui setiap hari. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan DLH harus terus dijaga secara konsisten.

Daeng Lala juga melihat adanya ruang untuk terus meningkatkan capaian tersebut. Apalagi jika dibandingkan dengan hasil SKM 2022, beberapa layanan DLH sempat memperoleh nilai yang cukup tinggi.

Dimana, pada tahun 2022, layanan kebersihan dan pengelolaan sampah di TPS mencapai 88,94 dengan mutu A, sementara layanan pertamanan berada di angka 88,50 dengan mutu A.

“Kalau sudah ada peningkatan, tentu kita harapkan jangan turun lagi. Justru harus terus naik. Masukan masyarakat melalui survei seperti ini penting untuk menjadi dasar perbaikan pelayanan,” jelasnya.

Ia berharap DLH tidak hanya menjadikan hasil SKM sebagai laporan administratif, tetapi benar-benar menggunakannya sebagai acuan dalam menentukan kebijakan dan pembenahan pelayanan di lapangan.

Bagi Daeng Lala, semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat, semakin menunjukkan bahwa pelayanan pemerintah mampu menjawab kebutuhan warga.

Karena itu, ia mendorong DLH Balikpapan untuk mempertahankan capaian yang sudah diraih sekaligus memberikan perhatian lebih terhadap layanan yang nilainya masih relatif rendah, sehingga kualitas pelayanan dapat meningkat secara merata.

“Yang kita harapkan tentu masyarakat semakin puas dengan pelayanan pemerintah. Kalau masih ada yang kurang, itu yang harus dibenahi. Jangan cepat puas dengan hasil yang ada,” pungkasnya. (W/ADV/SR)