AdvertorialDiskominfo Kukar

Anggaran Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga Diusulkan Rp630 Juta, Sekda Kukar Minta Ada Terobosan

wartapedia.co.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta peringatan Peristiwa Merah Putih ke-80 pada 27 Januari 2027 di Kecamatan Sangasanga tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyampaikan hal tersebut usai menerima audiensi persiapan peringatan Peristiwa Merah Putih ke-80 di Kantor Bupati Kukar, Senin (19/10/2026). Dalam audiensi itu, jajaran Kecamatan Sangasanga memaparkan rencana kegiatan sekaligus menyampaikan usulan anggaran dari pihak-pihak yang terlibat.

Sunggono mengatakan, konsep kegiatan yang dipaparkan sejauh ini belum menunjukkan banyak perbedaan dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, ia meminta panitia memikirkan terobosan agar peringatan tahun depan memberikan manfaat lebih besar, khususnya bagi masyarakat Sangasanga.

“Jangan sampai terkesan kegiatannya hanya monoton dan seremonial, terus seperti itu setiap tahun, tetapi tidak memberikan dampak maksimal kepada masyarakat,” ujar Sunggono.

Menurutnya, peringatan Peristiwa Merah Putih perlu dikemas dengan konsep yang lebih variatif tanpa meninggalkan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Ia pun mengajak jajaran kecamatan kembali mendiskusikan sejumlah usulan agar pelaksanaan tahun depan memiliki pembaruan.

Sunggono menyebut organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah memberikan dukungan terhadap persiapan kegiatan. Namun, ia masih menunggu kemungkinan adanya usulan baru dari panitia tingkat kecamatan untuk menyempurnakan konsep acara.

“Secara konseptual, usulan yang mereka sampaikan tadi belum ada yang berbeda. Padahal, yang saya sarankan mestinya ada hal yang berbeda,” katanya.

Dalam audiensi tersebut, usulan anggaran untuk rangkaian peringatan Peristiwa Merah Putih ke-80 mencapai kurang lebih Rp630 juta. Meski demikian, angka tersebut masih berupa usulan dari pihak-pihak yang terlibat dalam persiapan kegiatan.

Sunggono menjelaskan, tahapan selanjutnya adalah pembentukan panitia untuk mematangkan rencana pelaksanaan. Berdasarkan paparan Camat Sangasanga, susunan kegiatan atau rundown juga telah disiapkan dengan mengacu pada pola pelaksanaan sebelumnya.

Ia berharap proses persiapan dapat dimanfaatkan untuk menyusun kegiatan yang lebih inovatif dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.

“Harapan saya, seperti yang saya sampaikan tadi, mudah-mudahan pelaksanaan peringatan tahun depan bisa memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (W/ADV/S)