wartapedia.co.id, Loa Kulu – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan pengadaan perangkat internet gratis melalui program RT-Ku Terbaik. Usulan tersebut menjadi salah satu opsi pemanfaatan anggaran Rp50 juta per RT untuk mendukung kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan program RT-Ku Terbaik memiliki empat bidang kegiatan yang dapat direncanakan oleh setiap RT, yakni ketahanan sosial, pemberdayaan masyarakat, infrastruktur skala kecil, dan kebutuhan operasional RT.
“Dalam petunjuk teknis, ada empat bidang kegiatan yang dapat direncanakan oleh RT. Pertama, ketahanan sosial, seperti bantuan bagi orang sakit, ibu hamil, serta penyediaan makanan bergizi untuk lansia dan balita,” ujarnya saat diwawancarai di Loa Kulu, Selasa (13/10/2026).
Bidang kedua mencakup pemberdayaan masyarakat, termasuk kegiatan pelatihan. Selanjutnya, bidang infrastruktur diarahkan untuk perbaikan lingkungan dalam skala kecil, sedangkan bidang keempat diperuntukkan bagi kebutuhan operasional RT.
Arianto menjelaskan, dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu pelaksanaan dan kepastian anggaran sebesar Rp50 juta per RT, pihaknya mendorong kegiatan yang lebih spesifik serta dapat dilaksanakan secara serentak untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Salah satu gagasan yang tengah diusulkan adalah penyediaan akses internet gratis di lingkungan RT. Berdasarkan data yang disampaikan Arianto, Kukar memiliki 3.212 RT yang berpotensi menjadi sasaran program tersebut.
Menurut perhitungan sementara DPMD Kukar, anggaran sekitar Rp12 juta per RT diperkirakan cukup untuk pengadaan perangkat sekaligus membiayai kuota internet selama tiga bulan.
“Di Kutai Kartanegara terdapat 3.212 RT, dan kami mengusulkan agar setiap RT dapat membeli perangkat yang nantinya digunakan untuk menyediakan akses internet bagi masyarakat,” jelasnya.
Meski demikian, Arianto menegaskan bahwa pengadaan perangkat internet gratis tersebut masih sebatas usulan. Pelaksanaannya akan bergantung pada persetujuan pimpinan serta penilaian terhadap kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan Bupati Kukar.
“Namun, ini masih berupa usulan. Jika disetujui pimpinan dan dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta program Bupati, insyaallah akan kita laksanakan,” katanya.
DPMD Kukar berharap pemanfaatan anggaran RT-Ku Terbaik dapat diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Usulan internet gratis menjadi salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan untuk memperluas akses informasi dan konektivitas masyarakat di tingkat RT. (W/ADV/S)




