AdvertorialDiskominfo Kukar

Sekolah Terdampak Kebakaran di Kukar Diusulkan Direhabilitasi, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

wartapedia.co.id, Tenggarong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan rehabilitasi sekolah yang terdampak kebakaran kepada Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Kerusakan bangunan sekolah tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk pemulihan.

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengatakan pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap dampak kebakaran dan melaporkan hasilnya kepada BPMP untuk diusulkan dalam program revitalisasi sekolah.

“Pertama, kemarin saya sudah melakukan identifikasi, kemudian langsung kita laporkan ke BPMP untuk diusulkan revitalisasi. Insyaallah, beliau berkomitmen mudah-mudahan dalam waktu dekat kita lakukan rehabilitasi untuk sekolah itu,” ujar Heriansyah saat diwawancarai di Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Selain mengusulkan perbaikan bangunan, Disdikbud Kukar juga membuka pos pengaduan bagi masyarakat yang ijazahnya ikut terbakar dalam peristiwa tersebut. Langkah ini dilakukan untuk membantu warga menindaklanjuti dokumen pendidikan yang hilang akibat kebakaran.

Heriansyah menjelaskan, pihaknya turut memberikan kelonggaran bagi guru yang terdampak agar dapat melakukan absensi dari lokasi tempat mereka menjalankan proses pemulihan. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar bagi siswa disesuaikan dengan kondisi sekolah dan lingkungan sekitar.

Ia memastikan kegiatan sekolah dijadwalkan kembali berjalan pada Senin. Namun, metode pembelajaran akan mempertimbangkan kondisi di lapangan, terutama apabila kabut asap masih berada pada tingkat yang membahayakan kesehatan.

“Sekolah ini Senin sudah berjalan. Walaupun metodenya mungkin melihat lagi situasi dan kondisi. Kalau kondisi asap masih cukup berbahaya, kita lakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ),” jelasnya.

Terkait kerusakan fasilitas, Heriansyah menyebut tidak ada komputer yang terbakar. Sejumlah kursi sekolah juga masih dapat digunakan sehingga dapat dimanfaatkan kembali saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Meski demikian, rehabilitasi bangunan tetap menjadi perhatian agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan dengan baik. Berdasarkan perkiraan Disdikbud Kukar, kebutuhan biaya untuk memulihkan bangunan sekolah tersebut mencapai sekitar Rp2 miliar. (W/ADV/S)