AdvertorialDPRD Kukar

Soroti Jalan Sering Terputus di Dapil VI, Taufik Ridianur Harap Ada Perhatian Serius

wartapedia.co.id, Kutai Kartanegara – Kondisi infrastruktur jalan di Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Kukar, Taufik Ridianur, menegaskan bahwa permasalahan jalan terputus akibat banjir masih kerap terjadi dan harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Menurutnya, jalan yang ada di wilayah Dapil VI sebagian besar masih berupa urukan tanah. Kondisi ini membuat daya tahan jalan sangat bergantung pada curah hujan dan pasang surut banjir di daerah hulu.

“Jalan kita itu kan memang masih urukan. Kondisi di Dapil VI jelas berbeda dengan di Dapil I Tenggarong. Kalau di sana banjir bisa bertahan sampai tiga bulan bahkan empat bulan, sementara di sini biasanya dua hari saja sudah surut. Tapi persoalannya, justru karena jalan dibangun di posisi rendah dan sebagian di posisi tinggi, ketika banjir datang beberapa titik tidak bisa dilewati,” jelasnya, Kamis (28/8/2025).

Politikus PDI Perjuangan ini menyebut, pembangunan jalan di Dapil VI sudah dilakukan secara bertahap. Namun, ia menekankan agar konsistensi anggaran menjadi perhatian penting. Jangan sampai program yang sudah berjalan pada tahun 2025 terhenti pada tahun berikutnya hanya karena keterbatasan alokasi anggaran.

“Pembangunan memang sudah bertahap. Harapan kita, jangan sampai dianggarkan di 2025, tapi kemudian 2026 tidak dilanjutkan. Itu yang kita khawatirkan. Kita berdoa APBD kita bisa semakin besar supaya pembangunan ini tidak terhenti di tengah jalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberlanjutan pembangunan jalan di wilayah pedalaman Kukar bukan hanya soal akses transportasi, tetapi juga menyangkut pemerataan pembangunan antar-daerah.

“Jalan adalah urat nadi masyarakat. Kalau putus, otomatis perekonomian dan pelayanan dasar juga terganggu. Jadi ini harus jadi prioritas bersama,” pungkasnya. (W/ADV/JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *