wartapedia.co.id, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur melalui UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) menegaskan akan menerapkan aturan yang lebih ketat terhadap penggunaan lapangan sepak bola Stadion Utama Palaran, terutama setelah proses pembenahan rumput dan pencahayaan selesai dilakukan.
Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi, menjelaskan bahwa salah satu perhatian utama dalam pengelolaan fasilitas ini adalah menjaga kondisi rumput agar tetap dalam keadaan ideal untuk pertandingan dan pelatihan.
“Makanya tidak boleh sembarang sepatu yang menginjak. Ini yang banyak tidak dimengerti masyarakat,” tekannya. Senin (30/06/2025)
Menurutnya, ketidaktahuan masyarakat mengenai teknis perawatan rumput menyebabkan banyak kesalahan penggunaan lapangan yang berpotensi merusak fasilitas.
“Pakai grass cover juga ada jangka waktunya, hanya 3 hari. Kalau tidak, rumput juga bisa mati. Ini masalah teknis,” jelasnya.
Dispora Kaltim menargetkan agar lapangan di Stadion Palaran bisa memenuhi standar nasional, bahkan internasional. Untuk itu, penggunaan lapangan nantinya akan diatur secara lebih selektif dengan mempertimbangkan jenis kegiatan, perlengkapan yang digunakan, serta durasi pemakaian.
“Khusus untuk lapangan sepak bola Stadion Utama Palaran, aturan ketat bakal diberlakukan setelah pembenahan lapangan dan pencahayaan lampu lapangan selesai dikerjakan,” imbuh Junaidi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merawat aset olahraga daerah agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan oleh masyarakat maupun event olahraga resmi. (W/ADV/Ra)




